HR 036 'Kanjeng Guru' - Isonami (Kantai Collection)
Holla para pembaca! Pasca nuasa musim lebaran 2019 mimin akan membahas sejarah salah satu armada Po Haryanto yang dirasa mimin memiliki cerita yang cukup panjang. Seperti gimana pembahasannya ? Berikut adalah ulasannya
Diawal-awal menjadi pemula dinaungan cap menoro kudus
Tampilan HR 02 Divisi Pariwisata ketika masih orisinil
Credits unknown
Dikala Po Haryanto mengembangkan divisi Pariwisata lebih lanjut, Po Haryanto memboyong armada eks Traning Coach milik PT.Mercedes-Benz Indonesia berbodi Morodadi Prima Travego. Tampilan armada ini cukup cantik kalau dilihat. Armada ini diberi nomor lambung 02 divisi Pariwisata. Sayang kondisi orisinil armada ini tidak bertahan lama karena dikemudian hari armada ini mengalami perubahan ditampilan eksterior secara drastis mulai dari skema, bagian depan dan belakang. Lampu armada ini juga berubah menjadi lampu ala Jetbus 2, untungnya grill khas Travego dibagian belakang tetap dipertahankan
Tampilan HR 02 Divisi Pariwisata pasca dirombak
Credits unknown
Menjadi andalan tim Poris-Bojonegoro
Courtesy unknown
Tidak lama kemudian, sesama salah satu eks armada Training Coach PT.MBI yang berbodi Jetbus HD berchassis MB O500R 1836 didatangkan untuk melayani koridor Madura dengan nomor HR 36 namun hanya seumur jagung dan bertukar tempat dengan armada yang baru saja dirombak ini. HR 36 dialokasikan menggantikan peran HR 133 dijalur Poris-Bojonegoro dan mimin sendiri pertama kalinya bertemu dengan armada ini pada bulan Agustus tahun 2017. Berikut adalah foto HR 36 milik mimin sendiri
Diawal-awalnya mengabdi divisi AKAP dengan julukan Conqueror
Tampilan eksterior HR 36
Dashboard HR 36, khas Morodadi Prima
Sayangnya full fotonya mimin tidak punya, hanya bagian dashboard bagian kemudi bis saja :(
Interior HR 36
Julukan berikutnya yakni Kanjeng Eyang Guru. Prefiks nomor armada ini diralat menjadi 036
One other assignment...
Sekitar tahun 2019 pengabdian armada ini dijalur Poris-Bojonegoro telah usai dan diganti oleh HR 072 sedangkan kressnya (HR 144) diganti oleh HR 069. HR 036 lalu dimutasi menjadi tim Madura namun dikembalikan ke lintas Muria Raya disebabkan HR 112 (Armada jalur Doyong-Lebak Bulus-Pati angkatan pagi) dirombak bersama HR 127. HR 036 bersama HR 99 sehari-harinya mengisi jalur tersebut dengan keberangkatan pagi dari Jabodetabek. Eksitensi armada ini kian terancam untuk kembali dimutasi atau dirombak (Entahlah, hanya manajemen Po Haryanto yang tau akan nasib armada ini selanjutnya) sehubungan armada ini pada jalur Doyong - Lebak Bulus - Pati pagi sudah diremajakan secara keseluruhan oleh HR 026/028 dimana kedua armada ini menggantikan HR 036/99.
Pasca terdepak dari lintas Poris-Bojonegoro sempat mengisi jatah Madura namun dikembalikan ke divisi Muria Raya menggantikan peran HR 112 dijalur Doyong-Lebak Bulus-Pati angkatan pagi. Pada foto ini armada ini akan memasuki agen Jatiasih dimana biasanya armada jalur tersebut akan masuk Jatiasih bilamana kalau ada penumpang
Demikian pembahasan HR 036 yang singkat ini, semoga bermanfaat bagi para pembaca
Happy nice day!













