Monday, April 29, 2019

PELARI UNDERRATED! Liga malam minggu bersama Po Haryanto HR 045 'Al-Aziz' #koshigayaracingspeed

Halo para pembaca! Setelah artikel sebelumnya adalah hasil penelusuran eks stasiun Tayu dan hunting diterminal Kembang Joyo Pati kini mimin akan pulang dengan salah satu armada yang dinilai kurang terkenal dan merupakan kress / teammate HR 046 'Bisma' yakni HR 045 'Al-Aziz' yang dimana kedua armada ini sudah dibahas sebelumnya. Sebenarnya mimin sendiri enggan menjajal HR 045 pada rencana awalnya namun ada perubahan dibalik liga malam minggu istimewa ini. Simak penjelasan mimin dibawah

BACKGROUND : Kenapa memutuskan untuk memilih HR 045 ?
Aslinya mimin sendiri pasca menjajal HR 054 'Jatayu' akan menjajal HR 020 'Paradise' yang berchassis Hino RN285 dan berbodi Adiputro New Setra Jetbus 2 HD+ yang belum bertopi alias akan merasakan kesuossan Pak Subroto alias Pak Bero namun sayang armada ini diremajakan oleh armada terbaru dengan bodi Adiputro Jetbus 3 HDD+ berchassis MB OH 1626 dan bernomor lambung HR 065. Armada ini diberi julukan 'Paradise Reborn'. Akhirnya mimin sempat bingung mau milih armada mana untuk pulang. HR 023 'Sensation' / HR 024 'Java's King' kah / tim puter walik Tayu-Pulo Gebang macam HR 051 'Al 'Itirof' / HR 052 'New Executioner' / tim puter walik Lebak Bulus macam HR 025 'Crystal Element' / 027 'Golden Ratio' atau someone else yang dirasa underrated. Mimin merasa HR 023 dan 024 trip reportnya sudah banyak bahkan mainstream, so mimin memilih....
 Bingung mau milih siapa untuk baliknya dan akhirnya....
Choosing two underrated runner, HR 039 'Elephent Strong' a.k.a Ichijou Hotaru or HR 045 'Al-Aziz' a.k.a Koshigaya Natsumi (All from Non Non Biyori)
Dikala mimin sudah memesan tiket HR 054 mimin memutuskan langsung memesan tiket tujuan ****** lewat agen Po Haryanto Pati. Mimin sempat meminta info kepada salah satu pecinta bis untuk memantau gerak-gerik incaran mimin dan hasilnya pada tanggal 27 April 2019 sore hari sudah terjawab siapa.....

ETAPE 2 (PATI-DOYONG) = HR 045 'AL-AZIZ', the power of #koshigayaracingspeed
HR 045 'Al-Aziz' - Koshigaya Natsumi 'Non Non Biyori Vacation ver' (Non Non Biyori)
Liga malam minggu akan ku percayakan kepadamu Natsun 045. Sorry ya Hotarun 039
HR 045 masuk terminal Kembang Joyo Pati didepan New Shantika 5C Kobelco series dan dibelakang HR 039 'Elephent Strong'. Kalau dibilangnya HR 045 merupakan armada Po Haryanto tujuan Jabodetabek terakhir yang masuk terminal Pati meskipun di RM Menara Kudus Gringsing mimin melihat HR 020 masuk Rumah Makan, dan mimin curiga jika 020 paling terakhir dari Pati namun mimin tidak memantau lebih lanjut.
Last minute before take-off. Sempat ada momen dimana HR 039 & 045 bersebelahan jadi terciptalah momen (Frame kiri). Ok Natsun let's go! (Frame kanan)
Pukul 17.22 WIB HR 045 berangkat dari terminal Pati dibelakang HR 039. Lepas Pati menyusul Sari Mustika dan mengikuti Agra Mas. 17.32 WIB menepi depan Plaza Pragolo Pati dimana HR 144 'Syeh Maloyo', HR 072 'Fatamorgana', HR 039 'Elephent Strong' & HR 076 'Parako' sudah lebih awal untuk menaikkan penumpang dan barang paketan. Lepas Plaza Pragolo HR 045 menepi didepan minimarket untuk mengisi e-money yang nanti digunakan untuk tol. Menjelang Kudus jalanan ramai lancar. Masuk wilayah Kudus tepatnya dilingkar Kudus bertemu dengan HR 123 'Striker Reborn' yang mau masuk garasi pusat Po Haryanto Kudus dan hujan pun turun disaat HR 045 mendekati HR 076. Kedua armada ini berpisah didepan terminal Kudus dimana 045 bablas dan 076 masuk Kudus. Hujan semakin deras dilintas Kudus-Demak namun perjalanan tambah syahdu. Dikala melintasi lingkar Demak tampaknya hujan sudah reda dan lagi-lagi untuk menghindari macet parah Demak-Semarang, HR 045 memutuskan untuk melewati jalur tikus yang sama pada dini hari sebelumnya disaat mimin naik HR 054 'Jatayu'. Kondisi lalu lintas dijalur tikus ini malah terbilang ramai hingga kena macet diberapa titik meski tidak separah macet jalur Demak-Semarang (Disaat mimin naik 054 pada dini hari sebelumnya kondisi jalanan sangat sepi, maklum jalan perkampungan).
Dimulai dari perjalanan sore hari yang indah antara Pati-Kudus, hujan deras antara Kudus-Demak dan kembali melalui jalur tikus dari lepas Demak hingga Genuk, Semarang
19.58 WIB keluar dari jalur tikus dan rejoin dipertigaan Genuk arah Terboyo. 20.15 WIB masuk agen Kalibanteng lalu masuk agen Krapyak pukul 20.22 WIB. Masuk gerbang tol Kaliwungu pukul 20.36 WIB, exit Weleri 20.53 WIB. Lepas simpang Weleri konvoi bersama HR 051 'Al 'Itirof' hingga Pom Bensin Weleri dimana kedua armada ini masuk pukul 21.03 WIB. 21.29 WIB tiba Rumah Makan Menara Kudus Gringsing. Tampak HR 062 'Honesty', HR 102, armada Madura dengan bodi Zeppelin Gyga 2, HR 032 'Al Ghuroba' serta barisan armada lainnya
Menikmati malam hari disekitar Semarang
 Pit stop di pom bensin samping Sari Rasa, Kendal
Bersanding dengan armada terkenal dengan pawangnya, HR 023 'Sensation'
 Malam ini akan menjadi liga malam minggu yang istimewa
Barisan armada Po Haryanto di RM Menara Kudus Gringsing. Bisakah kalian menebak armada apa saja dalam foto ini ? (045 berada ditiga paling kiri)
Bilamana mimin perhatikan banyak penggemar bis naik bis yang terkenal seperti HR 023 'Sensation' maupun HR 065 'Paradise Reborn'. 
Pukul 22.06 WIB HR 045 berangkat tepat dibelakang HR 066 'Be Better' dan konvoi bersama New Shantika seri 7 'Limousine', dikala menyusul HR 045 mengovertake Bejeu B47 bersama New Shantika 'Limousine'. Simpang Weleri wusss HR 065 dikendali Pak Bero seset kiri dan yak, liga malam minggu dimulai!
Liga malam minggu sudah siapkah Natsun ? Woiyadong!
Lepas gerbang tol Weleri HR 066 mempersilahkan 045 didepannya dan 045 secara mudah membuntuti sekaligus mengovertake New Shantika 'Limousine' lalu New Shantika seri 9 Red Maroon menjadi korban keganasan HR 045 yang sudah memulai menunjukkan identitas baru yakni Koshigaya Racing Speed. Bandung Express juga tidak luput menjadi korban overtake 045 disusul korban berikutnya seperti Excellent, Zentrum MK TZ36, Harapan Jaya ScorX dengan tulisan 'Be Groovy' dibelakang bis, Sindoro Satriamas SSM 124, bis Pariwisata, Laju Prima, Puspa Group, konvoi 2 bis Bintang Tiga, Nu3tara Manhattan series Marcopolo, Harapan Jaya, Excellent JB3HDD+ Mercy, Bejeu B18 'Hercules', Raya, Double Deck Karina, Selamet, Kramat Djati 'Jack Daniels', Gunung Harta, OBL GT 101 'Insyaf', Rosalia Indah HDD 544, Handoyo Legacy SR1 Kuning kelas SE jatah Jogja-Ciawi Tajur, Nu3tara Scania Setra hijau jatah NS71, Antar Jaya 'Baby Style' eks HR 01 'Intan Pari', Nu3tara jatah Bandung, Gunung Harta New Setra JB2 HD+. 
 Suos pokok'e ditengah night cruise on Cipali
Overtake NS 71 Scania Hijau, Antar Jaya 'Baby Style', NS jatah Bandung dan New Shantika 3D 'Porsche'
New Shantika seri 3D 'Porsche' mulai menjadi korban ditengah hujan mulai menyambut kembali ditol disusul 2 Sumber Alam, Sinar Jaya 63 RD, Murni Jaya E195, 2 Sinjay yakni 26 RB & 31 RC, Bimo, Sari Gede, Madu Kismo. Setelah mengovertake Madu Kismo, mimin melihat kawanan New Shantika menepi seperti 5C Kobelco series, 2C Ratu Shima, SE Lovely Bus, Rolls Royce, Barxolid Indigo dan SE Champion.
6 New Shantika menepi, kemungkinan salah satu diantatra armada yang menepi ini sempat bermasalah
Ditengah syahdunya hujan HR 045 bermain dengan Jaya bodi Legacy SR1 dan mengovertake bersama Langsung Jaya, Sumber Alam, Rosin 441, dan Damri sebelum 045 bisa mendahului Jaya. HR 045 memutuskan untuk bermain santai ditengah hujan meskipun tetap ganas mengovertake sebuah bis Pariwisata, Madu Kismo 'Tampo Mas', Bimo. Pukul 00.28 WIB masuk gerbang tol Palimanan. Lepas gerbang tol Palimanan HR 045 langsung mengovertake Sumber Alam, OBL, Asli Prima Inti Karya, Mulyo Indah, Murni Jaya bodi Discovery, Am Trans, Kurnia Trans, Dewi Sri, Dedy Jaya, Sinar Jaya, Gunung Harta, Ramayana, kawanan Sinar Jaya, Raya, Bimo, Damri, Dieng Indah, kawanan Murni Jaya, kawanan Purnayasa Trans, HR 159 'Eyang Sambu', Setia Negara, kawanan Dewi Sri, Garuda Mas, Agra Mas BM 105 double deck dan masih banyak lagi. 
Nu3tara Scania Marcopolo & HarJay AG 7975 UR, dua bis yang larinya sangat joss dan sulit disalip walaupun Nu3tara Scania Kuning nantinya keovertake oleh HR 045
Tampaknya menjelang Cikampek HR 045 mendapat lawan cukup sengit yakni HarJay dengan nomor polisi AG 7975 UR dimana mimin nilai sangat licin dan susah disalip ditambah lagi ketemu Nu3tara Scania marcopolo kuning wah lawannya bakal berat dong ditambah HR 083 'Ken Dedes' ketika masuk bagian tol Cikampek-Jakarta namun 045 melakukan perlawanan balik dan berhasil mengovertake HR 083 & Nu3tara Scania marcopolo kuning meskipun sulit untuk mengejar Harjay tersebut. 
Mengejar DMI dipetak tol Cikampek-Cikarang
02.30 WIB masuk gerbang tol Cikarang Utama dan lepas itu.....
Selamat datang kembali dihorrornya macet tol Jakarta-Cikampek
Mimin sendiri langsung tidur, bangun-bangun udah ditoll JORR saja dan sekitar pukul 4 pagi tiba di Lebak Bulus, lalu melaju menuju BSD untuk menurunkan penumpang, Bitung dan terakhir di Doyong sebagai tujuan akhir. 04.50 tiba di agen Po Haryanto Doyong dimana sudah terparkir HR 033 'Al-Malik', HR 073 'Andromeda', HR 036 'Kanjeng Guru', HR 149 'Gandiwa' dan HR 041 'Tormenta'. Yak, perjalanan bersama HR 045 di liga malam minggu telah selesai
Landing Doyong dan bersama 2 sekawannya yakni HR 149 'Gandiwa' & HR 041 'Tormenta' yang sudah tiba lebih awal
Bersama HR 036 'Kanjeng Guru'
Overall, liga malam minggu bersama HR 045 sangatlah diluar dugaan mimin bahwa armada ini bisa sesuoss seperti armada Haryanto lainnya meski kurang tenar tetapi benar-benar diancuingi jempol. Berkat kesuossannya mimin memutuskan untuk mencap armada ini sebagai bagian dari Koshigaya Racing Speed.
 Top speed record HR 045
Liga malam minggu yang indah bukan Natsun ?
Penilaian
Armada = 100
Interior = 100
Aksesoris = 98
Kecepatan = 96
Kru = 100
Overall 98,8 (RECOMMENDED!)

Sekian trip report bersama armada yang kurang terekspos ini dan semoga menjadi referensi bagi yang mau jajal armada ini. Happy nice day :D

Video trip report
Part 1 (Terminal Kembang Joyo Pati - RM Menara Kudus Gringsing)
Part 2 (RM Menara Kudus Gringsing - Doyong)

Menelusuri eks stasiun Tayu & spotting terminal Kembang Joyo Pati, 27 April 2019

NB : Menggunakan aplikasi Haifuri Camera dismartphone, tulisan & watermark diolah kembali via MS Power Point 2010
Halo para pembaca! Setelah menjajal HR 054 'Jatayu' (Sudah dibahas pada postingan sebelumnya), mimin sendiri akan melanjutkan perjalanan menuju terminal Kembang Joyo Pati tetapi sebelum itu mimin memiliki cerita lucu & menarik disaat masih sekitaran Tayu.
Pagi hari merekah di Tayu, pasca perjalanan bersama HR 054 'Jatayu'
Setelah tiba di Tayu mimin pun masih merasa mengantuk pasca subuhan dan memutuskan untuk lanjut tidur didalam HR 054 'Jatayu'. Sekitaran jam 6 kurang mimin walkout sebentar untuk mengecek cucian Tayu samping pom bensin dan sudah ada HR 066 'Be Better' yang menunggu antrian untuk dicuci.
HR 066 'Be Better', armada Cileungsi-Jepara yang numpang cuci di Tayu
Mimin balik ke HR 054 karena barang mimin sempat ditinggal disitu sekaligus lanjut tidur. Jam 8 kurang mimin bangun tidur sekaligus sarapan dengan bekal yang mimin bawa sendiri. Tiba-tiba HR 054 ngacir kemana, untung mimin masih didalam bis karena barang mimin masih didalam HR 054. Ternyata....
HR 054 'Jatayu' a.k.a Ebisuzawa Kurumi (Gakkou Gurashi!) feat HR 051 'Al 'Itirof' a.k.a Ikazuchi (Kantai Collection)
Menurut info mania HR 054, HR 054 sempat ngacir ke daerah Tendas yang terletak dijalur lingkar Tayu, entah ngapain karena mimin lupa info lebih jelasnya. Berhubung mimin belum sempat eksplor eks stasiun Tayu dan belum mandi maka mimin bergegas untuk kearah eks stasiun Tayu terlebih dahulu sebelum kembali ke pom bensin Tayu untuk mandi. Kuat saja sebenarnya mimin jalan kaki dari daerah Tendas ke terminal Tayu tetapi mimin memutuskan untuk meminta bantuan kepada warga setempat untuk diantar ke terminal Tayu dan ternyata membuahkan hasil dimana warga tersebut juga kebetulan ke terminal Tayu jadinya mimin dan warga tersebut bareng ke terminal Tayu. Lanjut itu mimin menaiki becak untuk menuju eks stasiun Tayu dan tiba disana langsung saja mimin mengeksplorasi bangunan tersebut yang dulunya merupakan eks stasiun Tayu
 
Stasiun Tayu merupakan stasiun terakhir dari jalur cabang / branch line Juwana-Tayu dan dibuka pada tahun 1 Mei 1900 oleh SJS (Semarang-Joana Stoomtram Maatschappij) sebagai ekstensi dari jalur Juana-Bulumanis. Sebagai lengkapnya pembukaan jalur cabang Juana-Tayu yang dibuka secara bertahap oleh SJS :
- Juana-Trangkil = 20 Mei 1899
- Trangkil-Bulumanis = 15 Agustus 1899
- Bulumanis-Tayu = 1 Mei 1900
Source Majalah DKA Tahun III No 6, Juni 1957 yang dimana data ini diulas pada Majalah KA edisi 18 Januari 2008
Selesai mengeksplor eks stasiun Tayu, mimin berjalan kaki kembali ke pom bensin Tayu untuk mandi. Selesai mandi mimin memutuskan langsung keterminal Kembang Joyo Pati dengan menaiki bis kecil yang dimiliki Po Madu Kismo berwarna kuning
Cucian Tayu sekitar jam 9 pagi, tampak HR 006 'Coldplay', HR 066 'Be Better' dan HR 094 'Pragolo' sedang dicuci
Tiba kota Pati mimin diturunkan didaerah yang masih dirasa kurang dekat dengan terminal alias masih kejauhan, mimin rasa sih bisnya ini kearah Rembang tapi via Wedarijaksa wah hasilnya mimin harus cari ojek pangkalan atau becak kearah terminal dan langsung saja naik becak menuju terminal. Deng deng tibalah mimin diterminal Kembang Joyo
Welcome to Kembang Joyo
Secara lokasi terminal ini bersebelahan dengan pasar Sleko jadinya ada yang menyebut terminal ini dengan terminal Sleko Pati. Ok langsung saja hasil foto mimin sendiri diterminal ini setelah membayar tiket pulang ke Jabodetabek dengan salah satu pelari underrated milik Po Haryanto dan kurang terekspos larinya
 Restu bumel Surabaya-Semarang, Patas Indonesia bodi Tentrem Scorpion King, Patas 04 Po Haryanto bodi Jetbus custom, Patas Jaya Utama Indo bodi Tentrem Avante
 Sinar Mandiri Muda bumel, Jaya Utama bumel, Patas Indonesia bodi Tri Sakti Infinity, Restu ATB Surabaya-Semarang
 Po Nusantara HS 234 & HS 248, berchassis MB O500R 1830 yang bodinya sudah dirombak menjadi Jetbus 2 HDD+
 Jackpot! Patas Jaya Utama Indo dengan bodi Gunung Mas Zeppelin Gyga 3 SHD non topi yang menggoda dan Patas Po Haryanto 06 dengan bodi Rahayu Sentosa Euroliner eks Budi Jaya Holiday
 Widji Lestari bumel
SHOWTIME OF MURIA RAYA SQUAD!
 HS 261, Black Pearl Nu3tara yang menggoda dengan balutan Adiputro Jetbus HD dan berchassis MB O500R 1830 mengisi jatah NS 17
 Hiba Putra AC32, Patas Jaya Utama bodi Tentrem Scorpion King, Jaya Utama bodi Laksana Discovery, New Shantika seri 6 'Volkswagen' a.k.a Aoba Kokona (Yama no Susume)
 Pahala Kencana, Sinar Mandiri Muda, HR 123 'Striker Reborn' a.k.a Harusame 'Kai ver' (Kantai Collection), Bejeu B62 'Icardi' a.k.a Suzutsuki 'Kai ver' (Kantai Collection)
 HR 162 'Non Stop' a.k.a Kurugaya Yuiko (Little Busters!), Agra Mas BM 110, dan inilah yang bikin mimin merasa senang yakni Nusantara Silver Pearl bodi Nusantara Gemilang Maxy Miracle berchasis Scania K380IB yang dihari tersebut bertugas jatah NS 81 tujuan Ciawi Tajur, Bogor
 HR 144 'Syeh Maloyo', HR 143, HR 110 a.k.a Zuihou (Kantai Collection), HR 036 'Kanjeng Guru' a.k.a Isonami (Kantai Collection)
 Agra Mas BM 087, HR 072 'Fatamorgana' a.k.a Izumi Reina (Musaigen no Phantom World), Madjoe 290, New Shantika seri 6C 'McLaren'
 Po Bejeu B24 'Goldrag', Bandung Express, HR 076 'Parako' a.k.a Sendai (Kantai Collection)
HR 039 'Elephent Strong' a.k.a Ichijou Hotaru 'Non Non Biyori Vacation ver' (Non Non Biyori), Agra Mas BM 109, suasana terminal Kembang Joyo Pati, HR 045 'Al-Aziz' a.k.a Koshigaya Natsumi 'Non Non Biyori Vacation ver' (Non Non Biyori)
Suasana sore hari diterminal Kembang Joyo Pati
Demikian hasil hunting mimin diterminal Kembang Joyo Pati dikarenakan mimin harus segera on board salah satu armada Po Haryanto yang akan diulas trip reportnya setelah postingan ini. Terima kasih dan happy nice day!
It's time to go....