NB : Menggunakan aplikasi Haifuri Camera dismartphone, tulisan & watermark diolah kembali via MS Power Point 2010
Halo para pembaca! Setelah menjajal HR 054 'Jatayu' (Sudah dibahas pada postingan sebelumnya), mimin sendiri akan melanjutkan perjalanan menuju terminal Kembang Joyo Pati tetapi sebelum itu mimin memiliki cerita lucu & menarik disaat masih sekitaran Tayu.
Pagi hari merekah di Tayu, pasca perjalanan bersama HR 054 'Jatayu'
Setelah tiba di Tayu mimin pun masih merasa mengantuk pasca subuhan dan memutuskan untuk lanjut tidur didalam HR 054 'Jatayu'. Sekitaran jam 6 kurang mimin walkout sebentar untuk mengecek cucian Tayu samping pom bensin dan sudah ada HR 066 'Be Better' yang menunggu antrian untuk dicuci.
HR 066 'Be Better', armada Cileungsi-Jepara yang numpang cuci di Tayu
Mimin balik ke HR 054 karena barang mimin sempat ditinggal disitu sekaligus lanjut tidur. Jam 8 kurang mimin bangun tidur sekaligus sarapan dengan bekal yang mimin bawa sendiri. Tiba-tiba HR 054 ngacir kemana, untung mimin masih didalam bis karena barang mimin masih didalam HR 054. Ternyata....
HR 054 'Jatayu' a.k.a Ebisuzawa Kurumi (Gakkou Gurashi!) feat HR 051 'Al 'Itirof' a.k.a Ikazuchi (Kantai Collection)
Menurut info mania HR 054, HR 054 sempat ngacir ke daerah Tendas yang terletak dijalur lingkar Tayu, entah ngapain karena mimin lupa info lebih jelasnya. Berhubung mimin belum sempat eksplor eks stasiun Tayu dan belum mandi maka mimin bergegas untuk kearah eks stasiun Tayu terlebih dahulu sebelum kembali ke pom bensin Tayu untuk mandi. Kuat saja sebenarnya mimin jalan kaki dari daerah Tendas ke terminal Tayu tetapi mimin memutuskan untuk meminta bantuan kepada warga setempat untuk diantar ke terminal Tayu dan ternyata membuahkan hasil dimana warga tersebut juga kebetulan ke terminal Tayu jadinya mimin dan warga tersebut bareng ke terminal Tayu. Lanjut itu mimin menaiki becak untuk menuju eks stasiun Tayu dan tiba disana langsung saja mimin mengeksplorasi bangunan tersebut yang dulunya merupakan eks stasiun Tayu
Stasiun Tayu merupakan stasiun terakhir dari jalur cabang / branch line Juwana-Tayu dan dibuka pada tahun 1 Mei 1900 oleh SJS (Semarang-Joana Stoomtram Maatschappij) sebagai ekstensi dari jalur Juana-Bulumanis. Sebagai lengkapnya pembukaan jalur cabang Juana-Tayu yang dibuka secara bertahap oleh SJS :
- Juana-Trangkil = 20 Mei 1899
- Trangkil-Bulumanis = 15 Agustus 1899
- Bulumanis-Tayu = 1 Mei 1900
Source Majalah DKA Tahun III No 6, Juni 1957 yang dimana data ini diulas pada Majalah KA edisi 18 Januari 2008
Selesai mengeksplor eks stasiun Tayu, mimin berjalan kaki kembali ke pom bensin Tayu untuk mandi. Selesai mandi mimin memutuskan langsung keterminal Kembang Joyo Pati dengan menaiki bis kecil yang dimiliki Po Madu Kismo berwarna kuning
Cucian Tayu sekitar jam 9 pagi, tampak HR 006 'Coldplay', HR 066 'Be Better' dan HR 094 'Pragolo' sedang dicuci
Tiba kota Pati mimin diturunkan didaerah yang masih dirasa kurang dekat dengan terminal alias masih kejauhan, mimin rasa sih bisnya ini kearah Rembang tapi via Wedarijaksa wah hasilnya mimin harus cari ojek pangkalan atau becak kearah terminal dan langsung saja naik becak menuju terminal. Deng deng tibalah mimin diterminal Kembang Joyo
Welcome to Kembang Joyo
Secara lokasi terminal ini bersebelahan dengan pasar Sleko jadinya ada yang menyebut terminal ini dengan terminal Sleko Pati. Ok langsung saja hasil foto mimin sendiri diterminal ini setelah membayar tiket pulang ke Jabodetabek dengan salah satu pelari underrated milik Po Haryanto dan kurang terekspos larinya
Restu bumel Surabaya-Semarang, Patas Indonesia bodi Tentrem Scorpion King, Patas 04 Po Haryanto bodi Jetbus custom, Patas Jaya Utama Indo bodi Tentrem Avante
Sinar Mandiri Muda bumel, Jaya Utama bumel, Patas Indonesia bodi Tri Sakti Infinity, Restu ATB Surabaya-Semarang
Po Nusantara HS 234 & HS 248, berchassis MB O500R 1830 yang bodinya sudah dirombak menjadi Jetbus 2 HDD+
Jackpot! Patas Jaya Utama Indo dengan bodi Gunung Mas Zeppelin Gyga 3 SHD non topi yang menggoda dan Patas Po Haryanto 06 dengan bodi Rahayu Sentosa Euroliner eks Budi Jaya Holiday
Widji Lestari bumel
SHOWTIME OF MURIA RAYA SQUAD!
HS 261, Black Pearl Nu3tara yang menggoda dengan balutan Adiputro Jetbus HD dan berchassis MB O500R 1830 mengisi jatah NS 17
Hiba Putra AC32, Patas Jaya Utama bodi Tentrem Scorpion King, Jaya Utama bodi Laksana Discovery, New Shantika seri 6 'Volkswagen' a.k.a Aoba Kokona (Yama no Susume)
Pahala Kencana, Sinar Mandiri Muda, HR 123 'Striker Reborn' a.k.a Harusame 'Kai ver' (Kantai Collection), Bejeu B62 'Icardi' a.k.a Suzutsuki 'Kai ver' (Kantai Collection)
HR 162 'Non Stop' a.k.a Kurugaya Yuiko (Little Busters!), Agra Mas BM 110, dan inilah yang bikin mimin merasa senang yakni Nusantara Silver Pearl bodi Nusantara Gemilang Maxy Miracle berchasis Scania K380IB yang dihari tersebut bertugas jatah NS 81 tujuan Ciawi Tajur, Bogor
HR 144 'Syeh Maloyo', HR 143, HR 110 a.k.a Zuihou (Kantai Collection), HR 036 'Kanjeng Guru' a.k.a Isonami (Kantai Collection)
Agra Mas BM 087, HR 072 'Fatamorgana' a.k.a Izumi Reina (Musaigen no Phantom World), Madjoe 290, New Shantika seri 6C 'McLaren'
Po Bejeu B24 'Goldrag', Bandung Express, HR 076 'Parako' a.k.a Sendai (Kantai Collection)
HR 039 'Elephent Strong' a.k.a Ichijou Hotaru 'Non Non Biyori Vacation ver' (Non Non Biyori), Agra Mas BM 109, suasana terminal Kembang Joyo Pati, HR 045 'Al-Aziz' a.k.a Koshigaya Natsumi 'Non Non Biyori Vacation ver' (Non Non Biyori)
Suasana sore hari diterminal Kembang Joyo Pati

























No comments:
Post a Comment