Nomor bis : STJ 01
Bodi : Adiputro New Setra Jetbus 2 HD+
Karoseri : Adiputro Wirasejati
Chassis : Hino RN 285 Air Suspension
Operator : Po Sudiro Tungga Jaya (Eks armada Po Agam Tungga Jaya)
Halo para pembaca! Kali ini mimin akan membahas salah satu armada Po Sudiro Tungga Jaya yang dinilai cukup istimewa yakni si 'Kimmoura' dengan nomor lambung STJ 01. Kenapa unik ? Karena armada ini merupakan perintins armada Po Sudiro Tungga Jaya sekaligus eks Agam Tungga Jaya dimana Po ATJ dan STJ adalah satu grup termasuk Po Trans Saba. Selain itu armada ini menggunakan chassis RN 285 yang diproduksi Hino dan sudah dilengkapi Air Suspension lho.
Diawal-awal kemunculan Po Sudiro Tungga Jaya sendiri mimin sebenarnya kepingin memotret armada Jetbus 2 SHD+nya namun apa dayanya malah sering Kimmoura diberbagai tempat. Berikut adalah berbagai foto 'si Kimmo' milik mimin :
Berbagai foto STJ 01 'Kimmoura' milik mimin sendiri
Well, pertemuan yang sering ini membuat mimin sedikit bersyukur meski arsip lama hehehe. Lambat laun 'si Kimmo' ini naik daun sebagai pelari yang suos namun kabar kurang sedap beberapa kali menimpa 'si Kimmo' diantaranya adalah pernah mengalami pecah Air Suspension bahkan kejadian turun mesin sering menimpa armada yang langka ini dijajaran Po Sudiro Tungga Jaya sehingga diopame di dealer Hino Sragen untuk perbaikan. Berikut beberapa foto 'si Kimmo' yang diabadikan oleh beberapa pecinta bis :
Sumber kedua foto tidak diketahui
Sekitar bulan April 2019 sempat ada kabar kalau Kimmoura sudah sembuh dan siap berdinas kembali. Sedikit curhatan mimin dibalik perjuangan mencegat Kimmoura.....
8 April 2019....
Mimin mendapat kabar kalau 'si Kimmo' sudah kembali berdinas dengan trayek seri D tujuan Tanjung Priuk dan mimin siap mencegat armada ini di terminal Tanjung Priuk esok harinya sayangnya berujung keapesan bahwa 'si Kimmo' kembali mengalami masalah dan perpal di Rest Area KM 62 tol Jakarta - Cikampek arah Jakarta. Esoknya tanggal 9 mimin terlanjur ke terminal Tanjung Priuk untuk menengok 'si Kimmo' yang malah mendapat info bahwa dihari tersebut yang mengisi seri D adalah Tsurayy (Kabarnya armada tersebut sempat bermasalah dan perpal didaerah Pemalang, untungnya ditanggal 9 Tsurayy sudah kembali berdinas). Mimin pun mengikhlaskan saja soal tersebut, maklum 'si Kimmo' belum fit dari penyakitnya dan bisa dicegat dilain hari. Tidak membutuhkan waktu lama untuk memperbaiki masalah akutnya, 'si Kimmo' berdinas kembali dengan jatah trayek seri E2 dari Pasar Kemis, Tangerang pada tanggal 12 dan ada hikmah dibalik itu
13 April 2019...
Pada tanggal 14 mimin berencana ke Jatiasih untuk menjenguk HR 054 'Jatayu' perihal penampilan barunya yang semakin keren, disaat bersamaan mimin mendapat kabar kalau 'si Kimmo' berdinas trayek seri A dari arah timur ke barat pada hari tersebut, wah beruntung dong mimin bisa ketemu lagi dengan 'si Kimmo' esoknya dan benar saja 'si Kimmo' berdinas seri A. Esoknya sekitar pukul 14.25 WIB 'si Kimmo' mampir agen Jatiasih untuk menaikkan penumpang. Berikut adalah foto 'si Kimmo' milik mimin sendiri :
Dari segi penampilannya kembali sederhana, maklum baru bangun dari tidurnya akibat penyakit akut yang dialaminya, belum banyak aksesoris yang terpasang kecuali lampu rem belakang yang dipasang di kisi-kisi udara bagian belakang bis masih terapasang.
Dengan keunikan istimewa armada ini (Bis tanpa topi dan chassis RN 285) inilah, armada ini konon dirawat secara betul-betul oleh manajemen Po Sudiro Tungga Jaya (Mohon dikoreksi jika ada yang salah, CMIIW). Semoga kedepannya 'si Kimmo' bisa kembali tampil menawan dan terawat oleh pihak Po Sudiro Tungga Jaya.
Sekian postingan mimin soal armada istimewa milik suosdiro ini, dan nantikan pembahasan menarik lainnya, Happy nice day








No comments:
Post a Comment